Meerkat “Suri” (Luwak) Yang Meramal Hasil World Cup 2018

nely si gajah

Meerkat Suri dari Kebun Binatang Yekaterinburg akan memprediksi hasil pertandingan Piala Dunia 2018 FIFA dan Piala Konfederasi 2017 di Rusia mrnutuy layanan pers kebun binatang. “Suri” adalah peramal berpengalaman. Dia memulai karirnya pada tahun 2012, selama Kejuaraan Eropa di Polandia dan Ukraina. Pada saat itu dia memprediksi dengan tepat kemenangan tim Rusia atas tim Ceko.

Suri adalah hewan peliharaan dari kebun binatang yang sangat ramah dan mudah terlibat dengan orang-orang. Ini sempurna untuk peran seorang peramal. Meerkat adalah spesies mamalia dari keluarga luwak. Ini tersebar luas di Afrika Selatan, terutama di wilayah Gurun Kalahari, di Angola, Namibia, Botswana, dan Afrika Selatan.

Layanan pers juga mengatakan bahwa turaco yang baru lahir akan diberi nama untuk menghormati Piala Dunia. Kasus pembiakan turaco di kebun binatang sangat langka. Jenis kelamin burung-burung ini hanya dapat ditentukan dengan tes darah, sehingga sulit untuk menemukan beberapa burung ini. Nama ini akan dinamai saat kita mengetahui jenis kelaminnya.

Namun akan memiliki nama yang didedikasikan untuk Piala Dunia, Turaco adalah spesies burung ekor panjang, ekornya mencapai 35 hingga 45 cm. Warna bulu biasanya hijau dan biru. Burung itu memiliki lambang lurus yang menonjol.

Berbicara mengenai suri sebagai hewan peramal piala dunia 2018, mengingatkan kita akan hewan-hewan peramal pertandingan akbar sepak bola pendahulunya, antara lain:

  • Paul the Octopus

Paul the Octopus dari akuarium Jerman di Oberhausen menjadi terkenal selama Kejuaraan Eropa 2008, memprediksi hasil pertandingan yang melibatkan tim nasional Jerman. Sebelum pertandingan, dua mangkuk yang jelas dengan bendera tim yang bersaing diturunkan ke tangki air, kemudian gurita itu merangkak ke mangkuk mana pun yang dia suka, dan membuat pilihannya.

Selama Kejuaraan Eropa 2008, Paul membuat kesalahan hanya sekali yaitu memprediksi kemenangan Jerman atas Spanyol di pertandingan final. Namun pada tahun 2010, gurita itu dengan benar menyebut hasil pertemuan tim Jerman di Piala Dunia di Afrika Selatan. Dari 14 kali membuat prediksi, paul hanya dua kali membuat kesalahan.

Pada hari kematian Paul pada bulan Oktober 2010 akuarium telah menurunkan bendera dan memasang buku bela sungkawa. Abu gurita yang terkenal itu dibasahi di monumen yang menggambarkan Paul dengan bola sepak, yang dipasang di akuarium.

  • Funtik si babi dan Fred si musang

Funtik di babi

prediksi, seekor babi hutan bernama Funtik dan seekor musang bernama Fred. Dua piring dengan gambar bendera negara ditempatkan di hadapan Funtik lalu Babi tersebut akan mulai makan dari salah satu piring betgitulah caranya memilih tim pemenang. Tidak seperti gurita Paul, Funtik hanya menebak setengah hasil pertandingan. Fred simusang menggunakan mekanisme yang sama dan juga hanya menebak setengah hasil.

  • Cabecao si kura-kura

Selama Piala Dunia Brasil 2014, penyu laut besar bernama Cabecao menjadi peramal baru. Seperti dalam kasus dengan peramal sebelumnya, makanan terlibat saat aksi peramalan berlangsung. Gawang dengan bendera negara dan ikan sarden dipasang di kolam kura-kura. Kura-kura memilih gerbang dan tim nasional yang akan menang.

  • Nelly sang Gajah

nely si gajah

 

Berbeda dengan gurita, penyu, musang dan babi hutan, gajah Nelly tidak membutuhkan makanan untuk menghasilkan prediksi. Tindakannya lebih kompleks, ia memasukkan bola ke dalam gawang. Gajah itu memiliki dua gerbang dengan bendera terdapat di gerbang tempat Nelly mencetak gol diyakini akan kalah dalam pertandingan. Nelly memulai kariernya di tahun 2011 selama Kejuaraan Piala Dunia Wanita.

Gajah itu menebak hampir semua hasil pertandingan yang melibatkan tim nasional Jerman. Setelah turnamen Nelly terus menunjukkan kemampuannya di level klub. Secara khusus, ia secara akurat memprediksi hasil final Liga Champions pada 2012, ketika Bayern Munich mengalahkan Borussia Dortmund.

Share